You are currently browsing the monthly archive for April 2011.
“Work hard is not enough, work smart is much better.” Seperti itulah pernyataan yang mungkin pernah kita dengar dengan tujuan memotivasi orang agar meningkatkan produktivitasnya dalam bekerja. Untuk melengkapi kerja keras dan kerja cerdas, maka perlu ditambah satu unsur lagi, yaitu kerja ikhlas. Sinergi antara kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas akan menghasilkan output yaitu kesejahteraan. Sejahtera di dunia dan sejahtera di akhirat.
Untuk menyegarkan kembali ingatan kita mengenai makna kerja, sekarang mari kita paparkan masing – masing pengertian dari kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas.
Kerja Keras
Kerja keras adalah bekerja dengan energi besar dalam waktu yang cukup lama. Agar kita bisa memberikan energi yang besar dalam bekerja, artinya kita harus fokus pada pekerjaan kita. Lalu bagaimana kita bisa bekerja keras? Kuncinya ialah kita harus memiliki motivasi tinggi.
Kerja Cerdas
Kerja cerdas adalah bekerja sebaik mungkin dengan output yang lebih besar untuk usaha yang sama. Atau output yang sama dengan usaha yang lebih sedikit. Bagaimana caranya? Kuncinya ialah dengan menggunakan apa yang disebut daya ungkit. Saya yakin, ketika sekolah di SMP kita sudah belajar tentang pengungkit pada pelajaran Fisika – Bab Pesawat Sederhana. Pengungkit adalah alat yang memungkinkan kita bisa menghasilkan kerja dengan usaha sekecil mungkin.
Contoh alat sederhana yang menggunakan daya ungkit adalah dongkrak mobil. Kita tidak akan mampu mengangkat dan menahan mobil hanya dengan tangan. Tetapi dengan bantuan dongkrak, kita menjadi mampu mengangkat dan menahan mobil tanpa energi besar. Pertanyaannya ialah apa “dongkrak” yang bisa digunakan untuk karier atau bisnis kita?
Kita perlu usaha untuk menemukan daya ungkit dalam karier dan bisnis. Berikut adalah usaha yang bisa kita lakukan:
- Belajar kepada orang lain, apa yang sudah terbukti berhasil yang pernah dilakukan oleh orang lain. Tidak perlu dari nol. Ikuti cara tersebut. Kita tidak akan membuang waktu belajar dari nol lagi.
- Carilah ide untuk meningkatkan kinerja atau hasil dari apa yang kita biasa atau sudah dilakukan.
Kerja Ikhlas
Kerja ikhlas artinya apapun pekerjaan yang kita lakukan dalam rangka mencari rizki halal sebaiknya kita niatkan semata-mata karena Tuhan dengan tujuan untuk menghidupi diri kita sendiri dan keluarga.
Kerja ikhlas memang tidak menjamin kenaikkan output. Tapi sebagai proses, bekerja ikhlas memberikan nilai tersendiri. Dengan bekerja secara ikhlas, maka ada nilai kepuasan batin (satisfaction) yang diperoleh, tidak hanya sekedar output. Ketika pekerjaan selesai, disertai dengan rasa ikhlas dalam melakukannya, maka ada kepuasan yang tidak berkaitan langsung dengan output yang diperoleh.
Sebaliknya, bekerja tidak ikhlas bisa menjadikan orang bermuka cemberut dalam menyelesaikan tugas. Pekerjaan memang selesai, output ada dan target pun bisa diperoleh. Tapi keberhasilan yang diperoleh bila bekerja tidak ikhlas bisa menyebabkan rasa jengkel dan capek. Merasa tertekan dan tidak puas meski target dan output kegiatannya terpenuhi.
Bekerja secara ikhlas perlu diniatkan dalam hati, tidak sekedar asal bekerja. Niat ikhlas inilah yang menyebabkan kerja tersebut bernilai. Orang yang bekerja dengan niat ikhlas karena Tuhan selain memperoleh kepuasan batin juga akan memetik hasilnya nanti di akhirat. Karena kerja ikhlas tergolong amal kebajikan yang berpahala. Jadi, pekerjaan itu tergantung pada niatnya dan setiap orang akan memperoleh apa yang dia niatkan.
____________
M. Hatta Adam (UUS PPIDN)
Artikel singkat ini ditulis karena terinspirasi oleh tema Outbond Training – UUS PPIDN di Lembang awal tahun 2010 yang lalu: Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas untuk Sejahtera.

Recent Comments